Showing posts with label Rima Reninta. Show all posts
Monday, March 31, 2014
Divia Vallerinisa Hermana
Usia 35 Hari
31032014
read more
Usia 35 Hari
31032014
read more
Saturday, March 22, 2014
Divia Vallerinisa Hermana
Usia 26 Hari
22032014
Anak Shalehah, Cerdas, Sehat dan Tangguh read more
Friday, February 28, 2014
Divia Vallerinisa Hermana
Usia 3 Hari
28022014
Foto Pertama di rumah Lr Muhajirin No 4934 RT 43 RW 13 Kel Lorok Pakjo Palembang read more
Usia 3 Hari
28022014
Foto Pertama di rumah Lr Muhajirin No 4934 RT 43 RW 13 Kel Lorok Pakjo Palembang read more
Tuesday, February 25, 2014
Divia Vallerinisa Hermana
Anak Perempuan Cerdas nan tangguh Buah hati Iwan Hermana & Rima Reninta
Palembang, 25 Februari 2014/ 25 Rabbiul Akhir 1435
Selasa Pukul 05.45 Berat Badan 2900 gram Panjang Badan 47 cm Golongan Darah B
read more
Wednesday, January 30, 2013
Monday, December 17, 2012
Indralaya Utara,
SMA Negeri 1 Unggulan Indralaya Utara menerapkan Ujian Akhir Semester
secara Online dari tanggal 3 – 14 Desember 2012. Ujian Online ini
diadakan secara serentak diikiuti oleh siswa kelas X, XI dan XII
sebanyak 284 siswa. Sistem Ujian Online sudah diterapkan di sekolah ini sejak Ujian Tengah Semester. Sekolah menerapkan Sistem Online sebagai upaya mengimplementasikan kemajuan ICT dalam bidang pendidikan.
“UAS Online ini mampu menumbuhkan kemandirian dan kejujuran siswa dalam menjawab soal, soal dibuat secara random atau acak sehinga siswa yang satu dengan dengan siswa yang lainya akan mendapatkan urutan soal yang berbeda, ini juga melatih siswa untuk menghadapi Ujian Nasional tahun depan dengan 20 Paket soal” Kata Kepala SMA Negeri 1 Unggulan Indralaya Utara, Dra. Hj. Darmawati, MM.
Kepala Sekolah menjelaskan, pelaksanaan UAS secara Online ini bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan akuntabilitas, kredibilitas dan kualitas hasil ujian. Dengan soal secara random potensi tindak ketidakjujuran akan semakin sempit.
Iwan Hermana, S.Pd Kordinator PSB menambahkan “UAS Secara Online sangat menguntungkan baik siswa maupun guru, karena sistem ini sangat memudahkan guru dalam menganalisis soal, sistem online ini bisa mengetahui mana soal yang sederhana mana soal yang kompleks secara akurat lengkap dengan grafik presentasenya. Siswa juga bisa mengetahui nilai secara realtime, siswa bisa langsung melihat nilai ujian setelah siswa mengakhiri ujiannya”.
sumber : kompasiana.com
read more
Wednesday, December 12, 2012
Tahapan pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri
(SNMPTN) 2013 sudah akan dimulai 17 Desember 2012. Tahapan ini berupa
pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh kepala sekolah.
“SNMPTN merupakan seleksi yang didasarkan pada prestasi akademik
siswa kelas XII SMA/MA/SMK dengan menggunakan rapor dan
prestasi-prestasi lainnya. Pada seleksi 2012 namanya SNMPTN Jalur
Undangan, untuk seleksi 2013 nanti namanya SNMPTN saja
Pengisian PDDS dibuka dari 17 Desember 2012 hingga 8 Februari 2013, sekolah mengisi data sekolah dan
siswa di PDSS melalui laman http://pdss.snmptn.ac.id. Setiap sekolah akan
mendapatkan password setiap siswa yang digunakan untuk melakukan
sertifikasi. Siswa melakukan validasi data rekam jejak prestasi yang
diisikan oleh kepala sekolah dengan menggunakan NISN dan password yang
diberikan oleh kepala sekolah. Bagi siswa yang tidak melaksanakan
verifikasi, maka data rekam jejak prestasi akademik yang diisikan oleh
kepala sekolah dianggap benar dan tidak dapat diubah setelah waktu
verifikasi berakhir
Berikut Jadwal pendaftaran SNMPTN 2013 :
1. Pengisiaan PDSS, 17 Desember 2012- 8 Februari 2013
2. Pendaftaran Peserta SNMPTN, 1 Februari – 8
Maret 2013.
3. Proses seleksi peserta, 9 Maret – 27 Mei 2013
4. Pengumuman hasil seleksi 28 Mei 2013.
5. Pendaftaran ulang bagi yang
lulus seleksi 11 – 12 Juni 2013.
Rima Reninta
SMAN 1 Mekakau Ilir
Tuesday, December 11, 2012
Kemdikbud melaunching website Bantu Sekolahku, punya keluhan tentang fasilitas sekolah, sarana prasaran pendidikan yang belum memenuhi standar nasional, sekolah butuh bantuan silahkan kunjungi website bantu sekolahku
Ada 4 menu utama dalam website Bantu Sekolahku:
1. Cari Satuan Pendidikan, menu pencarian sekolah se-Indonesia, yang saat ini sudah berisi data 195 ribu sekolah.
2. Laporkan Kebutuhan, untuk melaporkan apa saja kebutuhan sekolah, misalnya pengajuan penambahan fasilitas baru yang diperlukan atau laporan kerusakan agar segera dibenahi, dan sebagainya. Guru-guru juga melaporkan kalau tunjangannya belum diterima. Dan banyak kategori lain yang bisa dilaporkan
3. Telusuri Kebutuhan, untuk memonitor, apakah laporan yang disampaikan sudah ditangani pejabat terkait atau belum. Ini memungkinkan karena setiap laporan yang masuk akan diteruskan ke pejabat yang berwenang agar cepat ditangani.
4. Laporan Bantu Sekolahku, akan menampilkan data laporan yang masuk dan statistiknya. http://bantusekolahku.kemdikbud.go.id/ read more
Saturday, December 1, 2012
"Uji publik ini untuk menyempurnakan gagasan-gagasan yang sudah
dihimpun, di-review, dan ditelaah. Sudah saatnya gagasan-gagasan tadi
disampaikan ke publik. Diharapkan peserta bisa memberikan pandangan dan
masukan sehingga kurikulum yg akan diterapkan bisa sempurna," Prof. Dr. H. M. Nuh saat memberikan sambutan di pembukaan uji publik Kurikulum 2013.
BahanUjiPublik_Kurikulum2013
Uji Publik secara virtual/online melalui laman http://kurikulum2013.kemdikbud.go.id read more
Monday, November 26, 2012
Menghafal atau menyebut di luar kepala akan Asmaul Husna adalah sarana yg insya Allah ringan untuk dilaksanakan untuk meraih surga.
Nabi Muhammad S.A.W. pernah bersabda
“Bahwasanya Allah mempunyai 99 Nama, yakni seratus kurang satu. Barang siapa menghafalnya (menyebut di luar kepala) niscaya akan dimasukkan ke dalam surga”.
“Bahwasanya Allah mempunyai 99 Nama, yakni seratus kurang satu. Barang siapa menghafalnya (menyebut di luar kepala) niscaya akan dimasukkan ke dalam surga”.
Namun pada kenyataannya masih banyak di antara kita yang kesulitan untuk menghafal Asmaul Husna tersebut.
Oleh karena itu kami mencoba berbagi tips bagaimana cara menghafal Asmaul Husna. InsyaAllah jika bersungguh-sungguh kita pun akan dapat menghafalnya.
Metode ini kami sebut “Metode 2-2″
Artinya kita menghafalkan dua Asma dalam sekali penghafalan.
Artinya kita menghafalkan dua Asma dalam sekali penghafalan.
Secara lebih detail sebagai berikut:
1. Pastikan Anda telah memiliki daftar Asmaul Husna. Biasanya ada di belakang sampul mushaf Al-Quran.
Anda juga melihat dan mencetaknya dari linkhttp://www.facebook.com/topic.php?uid=136890182992394&topic=155
Bisa juga mengunduh ebook Asmaul Husna dari link berikut : http://tinyurl.com/ebook-asmaulhusna
(Kami sarankan untuk dicetak agar mempermudah penghafalan).
Anda juga melihat dan mencetaknya dari linkhttp://www.facebook.com/topic.php?uid=136890182992394&topic=155
Bisa juga mengunduh ebook Asmaul Husna dari link berikut : http://tinyurl.com/ebook-asmaulhusna
(Kami sarankan untuk dicetak agar mempermudah penghafalan).
2. Kelompokkan keseluruhan Asma dalam 10 kelompok, yakni:
(1) Asma nomer 1-10
(2) Asma nomer 11-20
(3) Asma nomer 21-30
(4) Asma nomer 31-40
(5) Asma nomer 41-50
(6) Asma nomer 51-60
(7) Asma nomer 61-70
(8) Asma nomer 71-80
(9) Asma nomer 81-89
(10) Asma nomer 90-99
(1) Asma nomer 1-10
(2) Asma nomer 11-20
(3) Asma nomer 21-30
(4) Asma nomer 31-40
(5) Asma nomer 41-50
(6) Asma nomer 51-60
(7) Asma nomer 61-70
(8) Asma nomer 71-80
(9) Asma nomer 81-89
(10) Asma nomer 90-99
Kelompok (1)
01-02 >> Yã Raĥmãnu Yã Raĥĩmu
03-04 >> Yã Maliku Yã Quddũsu
05-06 >> Yã Salãmu Yã Mu`minu
07-08 >> Yã Muhaiminu Yã `Azĩzu
09-10 >> Yã Jabbãru Yã Mutakabbiru
01-02 >> Yã Raĥmãnu Yã Raĥĩmu
03-04 >> Yã Maliku Yã Quddũsu
05-06 >> Yã Salãmu Yã Mu`minu
07-08 >> Yã Muhaiminu Yã `Azĩzu
09-10 >> Yã Jabbãru Yã Mutakabbiru
Kelompok (2)
11-12 >> Yã Khãliqu Yã Bãri`u
13-14 >> Yã Mushawwiru Yã Ghaffãru
15-16 >> Yã Qahhãru Yã Wahhãbu
17-18 >> Yã Razzãqu Yã Fattãĥu
19-20 >> Yã `Alĩmu Yã Qãbidhu
11-12 >> Yã Khãliqu Yã Bãri`u
13-14 >> Yã Mushawwiru Yã Ghaffãru
15-16 >> Yã Qahhãru Yã Wahhãbu
17-18 >> Yã Razzãqu Yã Fattãĥu
19-20 >> Yã `Alĩmu Yã Qãbidhu
Kelompok (3)
21-22 >> Yã Bãsithu Yã Khãfidlu
23-24 >> Yã Rãfi`u Yã Mu`izzu
25-26 >> Yã Mudzillu Yã Samĩ`u
27-28 >> Yã Bashĩru Yã Ĥakamu
29-30 >> Yã `Adlu Yã Lathĩfu
21-22 >> Yã Bãsithu Yã Khãfidlu
23-24 >> Yã Rãfi`u Yã Mu`izzu
25-26 >> Yã Mudzillu Yã Samĩ`u
27-28 >> Yã Bashĩru Yã Ĥakamu
29-30 >> Yã `Adlu Yã Lathĩfu
Kelompok (4)
31-32 >> Yã Khabĩru Yã Ĥalĩmu
33-34 >> Yã `Adhĩmu Yã Ghafũru
35-36 >> Yã Syakũru Yã `Aliyyu
37-38 >> Yã Kabĩru Yã Ĥafidhu
39-40 >> Yã Muqĩtu Yã Ĥasĩbu
31-32 >> Yã Khabĩru Yã Ĥalĩmu
33-34 >> Yã `Adhĩmu Yã Ghafũru
35-36 >> Yã Syakũru Yã `Aliyyu
37-38 >> Yã Kabĩru Yã Ĥafidhu
39-40 >> Yã Muqĩtu Yã Ĥasĩbu
Kelompok (5)
41-42 >> Yã Jalĩlu Yã Karĩmu
43-44 >> Yã Raqĩbu Yã Mujĩbu
45-46 >> Yã Wãsi`u Yã Ĥakĩmu
47-48 >> Yã Wadũdu Yã Majĩdu
49-50 >> Yã Bã`itsu Yã Syahĩdu
41-42 >> Yã Jalĩlu Yã Karĩmu
43-44 >> Yã Raqĩbu Yã Mujĩbu
45-46 >> Yã Wãsi`u Yã Ĥakĩmu
47-48 >> Yã Wadũdu Yã Majĩdu
49-50 >> Yã Bã`itsu Yã Syahĩdu
Kelompok (6)
51-52 >> Yã Ĥaqqu Yã Wakĩlu
53-54 >> Yã Qawiyyu Yã Matĩnu
55-56 >> Yã Waliyyu Yã Ĥamĩdu
57-58 >> Yã Muĥshiyyu Yã Mubdi`u
59-60 >> Yã Mu`ĩdu Yã Muĥyĩ
51-52 >> Yã Ĥaqqu Yã Wakĩlu
53-54 >> Yã Qawiyyu Yã Matĩnu
55-56 >> Yã Waliyyu Yã Ĥamĩdu
57-58 >> Yã Muĥshiyyu Yã Mubdi`u
59-60 >> Yã Mu`ĩdu Yã Muĥyĩ
Kelompok (7)
61-62 >> Yã Mumĩtu Yã Ĥayyu
63-64 >> Yã Qayyũmu Yã Wãjidu
65-66 >> Yã Mãjidu Yã Wãĥidu
67-68 >> Yã Aĥad Yã Shamadu
69-70 >> Yã Qãdiru Yã Muqtadiru
61-62 >> Yã Mumĩtu Yã Ĥayyu
63-64 >> Yã Qayyũmu Yã Wãjidu
65-66 >> Yã Mãjidu Yã Wãĥidu
67-68 >> Yã Aĥad Yã Shamadu
69-70 >> Yã Qãdiru Yã Muqtadiru
Kelompok (8)71-72 >> Yã Muqaddimu Yã Mu`akhkhiru
73-74 >> Yã Awwalu Yã Ãkhiru
75-76 >> Yã Dhãhiru Yã Bãthinu
77-78 >> Yã Wãlĩ Yã Muta`ãlii
79-80 >> Yã Barru Yã Tawwãbu
73-74 >> Yã Awwalu Yã Ãkhiru
75-76 >> Yã Dhãhiru Yã Bãthinu
77-78 >> Yã Wãlĩ Yã Muta`ãlii
79-80 >> Yã Barru Yã Tawwãbu
Kelompok (9)
81-82 >> Yã Muntaqimu Yã Afuwwu
83-84 >> Yã Ra`ũfu Yã Mãlikal Mulki
85 >> Yã Dzul Jalãli Wal Ikrãm
86-87 >> Yã Muqsithu Yã Jamĩ`u
88-89 >> Yã Ghaniyyu Yã Mughnĩ
81-82 >> Yã Muntaqimu Yã Afuwwu
83-84 >> Yã Ra`ũfu Yã Mãlikal Mulki
85 >> Yã Dzul Jalãli Wal Ikrãm
86-87 >> Yã Muqsithu Yã Jamĩ`u
88-89 >> Yã Ghaniyyu Yã Mughnĩ
Kelompok (10)
90-91 >> Yã Mãni`u Yã Dhãru
92-93 >> Yã Nãfĩ`u Yã Nũru
94-95 >> Yã Hãdĩ Yã Badĩ`u
96-97 >> Yã Bãqĩ Yã Wãritsu
98-99 >> Yã Rasyĩdu Yã Shabũru
90-91 >> Yã Mãni`u Yã Dhãru
92-93 >> Yã Nãfĩ`u Yã Nũru
94-95 >> Yã Hãdĩ Yã Badĩ`u
96-97 >> Yã Bãqĩ Yã Wãritsu
98-99 >> Yã Rasyĩdu Yã Shabũru
3. Selanjutnya dari masing-masing kelompok, dibagi lagi menjadi 5 sub kelompok (pasangan).
Misalnya pada kelompok (1) :
- Asma nomer 1 dan 2 >> YAA RAHMAANU YAA RAHIIMU
- Asma nomer 3 dan 4 >> YAA MALIKU YAA QUDDUUSU
- Asma nomer 5 dan 6 >> YAA SALAAMU YAA MU’MINU
- Asma nomer 7 dan 8 >> YAA MUHAIMINU YAA `AZIIZU
- Asma nomer 9 dan 10 >> YAA JABBAARU YAA MUTAKABBIRU
- Asma nomer 1 dan 2 >> YAA RAHMAANU YAA RAHIIMU
- Asma nomer 3 dan 4 >> YAA MALIKU YAA QUDDUUSU
- Asma nomer 5 dan 6 >> YAA SALAAMU YAA MU’MINU
- Asma nomer 7 dan 8 >> YAA MUHAIMINU YAA `AZIIZU
- Asma nomer 9 dan 10 >> YAA JABBAARU YAA MUTAKABBIRU
4. Dalam menghafal, Anda dapat menyebut Asma - misalnya nomer
Asma 1 dan 2 >> AR-RAHMAAN AR-RAHIIM (sebagai dzikir) atau menambah YAA di depan Asma (dalam contoh ini menjadi YAA RAHMAN YAA RAHIIM - ini seperti contoh di atas dan ini yang kami praktekkan)
5. Hafalkan 1 pasangan terlebih dahulu (misalnya YAA RAHMAN YAA RAHIIM). Caranya anda harus mengucapkannya berulang-ulang (misalnya 10x). Jangan berpindah ke pasangan selanjutnya (Asma nomer 3 dan 4) jika Asma nomer 1 dan 2 ini belum benar-benar hafal.
6. Jika Asma no 1 dan 2 sudah benar-benar hafal silakan Anda hafalkan Asma no 3 dan 4. Caranya sama yaitu dengan mengucapkan berulang-ulang.
7. Jika Asma 3 dan 4 sudah hafal jangan terburu-buru menghafal ke pasangan Asma berikutnya (no 5 dan 6). Ucapkan kembali Asma nomer 1, 2, 3 dan 4 secara berurutan dan berulang-ulang hingga benar-benar hafal.
8. Jika Asma no 1, 2, 3 dan 4 sudah hafal silakan melanjutkan Asma no 5 dan 6. Jika Asma no 5 dan 6 sudah hafal. Ulangi kembali hafalan Asma no 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 berkali-kali sampai benar hafal. Jika sudah hafal baru melangkah ke dua Asma selanjutnya. Begitu seterusnya hingga Anda dapat menghafal 10 Asma dalam kelompok (1).
9. Agar tidak terlalu berat beban Anda dalam menghafal. Cukuplah dalam 1 hari Anda menghafal 1 kelompok Asma saja (kecuali Anda masih muda dan/atau memiliki kemampuan menghafal yang bagus).
Jadi misalnya:
- Hari pertama : menghafal kelompok (1)
- Hari kedua : sebelum menghafal kelompok (2), coba ucapkan kembali keseluruhan Asma pada kelompok (1). Pastikan tidak ada Asma yang salah, tertinggal maupun keliru urutannya. Jika seluruh Asma dari kelompok (1) sudah mantap silakan melanjutkan ke kelompok (2). Jika seluruh Asma dari kelompok (2) sudah berhasil dihafalkan. Silakan sebutkan keseluruhan Asma dari kelompok (1) kemudian disambung seluruh Asma dari kelompok (2).
- Hari ketiga: sebutkan kembali seluruh Asma dari kelompok (1) dan (2). Jika sudah benar-benar mantap silakan lanjutkan menghafal Asma dari kelompok (3). Jika seluruh Asma dari kelompok (3) sudah hafal silakan ulangi kembali seluruh Asma dari kelompok (1), (2) dan (3).
Demikian seterusnya sampai seluruh Asma dalam seluruh kelompok berhasil dihafalkan.
- Hari pertama : menghafal kelompok (1)
- Hari kedua : sebelum menghafal kelompok (2), coba ucapkan kembali keseluruhan Asma pada kelompok (1). Pastikan tidak ada Asma yang salah, tertinggal maupun keliru urutannya. Jika seluruh Asma dari kelompok (1) sudah mantap silakan melanjutkan ke kelompok (2). Jika seluruh Asma dari kelompok (2) sudah berhasil dihafalkan. Silakan sebutkan keseluruhan Asma dari kelompok (1) kemudian disambung seluruh Asma dari kelompok (2).
- Hari ketiga: sebutkan kembali seluruh Asma dari kelompok (1) dan (2). Jika sudah benar-benar mantap silakan lanjutkan menghafal Asma dari kelompok (3). Jika seluruh Asma dari kelompok (3) sudah hafal silakan ulangi kembali seluruh Asma dari kelompok (1), (2) dan (3).
Demikian seterusnya sampai seluruh Asma dalam seluruh kelompok berhasil dihafalkan.
Catatan:
- Untuk kelompok (9) Asma dibagi sebagai berikut:
* Nomer 81 dan 82 >> YAA MUNTAQIMU YA AFUW
* Nomer 83 dan 84 >> YAA RA’UUFU YA MALIKAL MULK
* Nomer 85 (tanpa pasangan) >> YAA DZAL JALAALI WAL IKRAM
* Nomer 86 dan 87 >> YAA MUQSITU YAA JAAMI`
* Nomer 88 dan 89 >> YAA GHANIY YAA MUGHNIY
* Nomer 81 dan 82 >> YAA MUNTAQIMU YA AFUW
* Nomer 83 dan 84 >> YAA RA’UUFU YA MALIKAL MULK
* Nomer 85 (tanpa pasangan) >> YAA DZAL JALAALI WAL IKRAM
* Nomer 86 dan 87 >> YAA MUQSITU YAA JAAMI`
* Nomer 88 dan 89 >> YAA GHANIY YAA MUGHNIY
- Untuk kelompok (10) tinggal melanjutkan saja dari kelompok (9)
- Dalam menghafal Anda dapat menggunakan tasbih (biasaya biji tasbih berjumlah 99, sesuai dengan jumlah Asmaul Husna) sebagai alat bantu untuk memastikan bahwa urutan Asma yang Anda sebutkan sudah benar. Jadi misalnya Anda menyebut Asma no 1, Anda pegang butir tasbih nomer 1 demikian seterusnya.
Selain menggunakan tasbih dapat juga Anda menggunakan jari-jari tangan Anda (saya sarankan cukup jari-jari tangan kanan Anda)
Jadi untuk menghafalkan 1 kelompok Asma cukup menggunakan 5 jari sebelah kanan Anda.
Contoh kelompok (1)
- Ibu jari : sambil menyebut Asma no 1 dan 2
- Telunjuk : sambil menyebut Asma no 3 dan 4
- Jari tengah : sambil menyebut Asma no 5 dan 6
- Jari manis : sambil menyebut Asma no 7 dan 8
- Kelingking : sambil menyebut Asma no 9 dan 10
Begitu sampai kelingking, kembali lagi ke ibu jari untuk menyebut Asma dari kelompok (2), demikian seterusnya
Contoh kelompok (1)
- Ibu jari : sambil menyebut Asma no 1 dan 2
- Telunjuk : sambil menyebut Asma no 3 dan 4
- Jari tengah : sambil menyebut Asma no 5 dan 6
- Jari manis : sambil menyebut Asma no 7 dan 8
- Kelingking : sambil menyebut Asma no 9 dan 10
Begitu sampai kelingking, kembali lagi ke ibu jari untuk menyebut Asma dari kelompok (2), demikian seterusnya
Dengan cara seperti yang diuraikan di atas. InsyaAllah kita akan dapat menghafal Asmaul Husna dalam waktu tidak terlalu lama. Dan jika sudah hafal hendaknya sering mengucapkan agar hafalan tersebut tidak hilang begitu saja.
Semoga bermanfaat
Sumber : Link
read more
Sunday, November 25, 2012
Hari Guru Nasional ditetapkan berdasarkan tanggal lahir Persatuan Guru Republik Indonesia yang dibentuk tepat 100 hari setelah proklamasi yakni pada tanggal 25 November 1945, Semangat Proklamasi menjiwai penyelenggaraan Kongres Guru Indonesia pada 24-25 November 1945 di surakarta. Kongres ini menyatukan para guru se-Indonesia, latar belakang organisasi, suku, lulusan dan sebagainya itu bertekad untuk bersatu demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kebersamaan para Guru dalam membingkai Persatuan dan Kesatuan Bangsa harus terus dipertahankan sampai sekarang untuk menciptakan generasi masa depan bangsa yang berkarakter dan unggul.
Untuk Para Guru/Pendidik/Pengajar Selamat Hari Guru Nasional! Terimakasih atas Ilmu, perjuangan dan dedikasi tinggi, semoga Allah senantiasa memberkahi dan melipatgandakan semua kebaikan para Guru.
Friday, November 23, 2012
KISI-KISI UJIAN NASIONAL 2012 / 2013
BSNP akhirnya merilis kisi-kisi soal Ujian Nasional 2013. Perkiraan soal untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah itu mulai disosialisasikan, Berikut Link Download :
1. Kisi-kisi Ujian Nasional Jenjang Sekolah Dasar, Download
2. Kisi-kisi Ujian Nasional Jenjang SMP/MTs/SMA/MA/SMK/PLB sederajat, Download
read more
BSNP akhirnya merilis kisi-kisi soal Ujian Nasional 2013. Perkiraan soal untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah itu mulai disosialisasikan, Berikut Link Download :
1. Kisi-kisi Ujian Nasional Jenjang Sekolah Dasar, Download
2. Kisi-kisi Ujian Nasional Jenjang SMP/MTs/SMA/MA/SMK/PLB sederajat, Download
@RimaReninta
read more
Tuesday, November 13, 2012
JAKARTA, Pembahasan mengenai perombakan
kurikulum untuk tahun ajaran 2013/2014 akan naik ke tingkat pemaparan di
depan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), Boediono, Selasa
(13/11/2012). Salah satu yang juga akan dimatangkan lagi adalah mengenai
masalah penjurusan kelas untuk jenjang SMA.
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Musliar Kasim, mengatakan bahwa ada dua opsi yang mengemuka terkait dengan penjurusan kelas untuk tingkat SMA. Seperti diketahui, selama ini ada tiga jurusan yang dapat diambil oleh siswa SMA yaitu IPA, IPS dan Bahasa.
"Ada dua opsi. Pertama, tidak ada penjurusan. Kedua tetap ada penjurusan tapi tidak seperti sekarang metodenya," kata Musliar kepada Wartawan, Senin (12/11/2012).
Ia menjelaskan bahwa jika penjurusan tetap dilakukan maka siswa yang mengambil jurusan IPA tetap harus mempelajari mata pelajaran yang berhubungan dengan IPS seperti ekonomi, sosiologi dan antropologi.
Begitu pula sebaliknya dengan para murid yang memilih jurusan IPS bukan berarti mereka tidak lagi mempelajari mata pelajaran yang berhubungan dengan IPA. Para siswa ini tetap memiliki kewajiban untuk memperdalam mata pelajaran IPA meski mengambil jurusan IPS.
"Tapi ini belum putus karena masih akan ada dengar pendapat saat uji publik juga. Uji publik sendiri rencananya akan dilakukan setelah paparan kepada Wapres RI selesai dilakukan," tandasnya.
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Musliar Kasim, mengatakan bahwa ada dua opsi yang mengemuka terkait dengan penjurusan kelas untuk tingkat SMA. Seperti diketahui, selama ini ada tiga jurusan yang dapat diambil oleh siswa SMA yaitu IPA, IPS dan Bahasa.
"Ada dua opsi. Pertama, tidak ada penjurusan. Kedua tetap ada penjurusan tapi tidak seperti sekarang metodenya," kata Musliar kepada Wartawan, Senin (12/11/2012).
Ia menjelaskan bahwa jika penjurusan tetap dilakukan maka siswa yang mengambil jurusan IPA tetap harus mempelajari mata pelajaran yang berhubungan dengan IPS seperti ekonomi, sosiologi dan antropologi.
Begitu pula sebaliknya dengan para murid yang memilih jurusan IPS bukan berarti mereka tidak lagi mempelajari mata pelajaran yang berhubungan dengan IPA. Para siswa ini tetap memiliki kewajiban untuk memperdalam mata pelajaran IPA meski mengambil jurusan IPS.
"Tapi ini belum putus karena masih akan ada dengar pendapat saat uji publik juga. Uji publik sendiri rencananya akan dilakukan setelah paparan kepada Wapres RI selesai dilakukan," tandasnya.
Sumber : Kompas
read more
Friday, October 19, 2012
Profesi guru harus dihargai dan dikembangkan sebagai profesi yang bermartabat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Hal ini dikarenakan guru merupakan tenaga profesional yang mempunyai fungsi, peran, dan kedudukan yang sangat penting dalam mencapai visi pendidikan 2025 yaitu menciptakan insan Indonesia cerdas dan kompetitif.
Guru yang profesional wajib melakukan pengembangan keprofesian secara berkelanjutan. Buku ini disajikan untuk memberikan informasi tentang pengembangan keprofesian berkelanjutan bagi guru. Buku pengelolaan pengembangan keprofesian berkelanjutan merupakan salah satu buku dari seri Pedoman Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru. Lebih lengkap tentang buku ini silahkan Download disini
Tuesday, October 16, 2012
Geuliz Solution adalah Solusi menyelesaikan Matematika dengan cara yang Cepat-Tepat dan Cantik sehingga membuat matematika menjad mudah dan menyenangkan.
100% Rima Reninta
Persamaan Kuadrat Baru-Geuliz Soluztion read more
Subscribe to:
Posts (Atom)























