Nama-nama Kecamatan di Kabupaten OKU Selatan
Tuesday, October 9, 2012
Nama-nama Kecamatan di Kabupaten OKU Selatan
2. Buana Pemaca
3. Buay Pemaca
4. Buay
Pematang Ribu Ranau Tengah
5. Buay Rawan
6. Buay Runjung
7. Buay Sandang Aji
8. Kisam Ilir
9. Kisam Tinggi
10. Mekakau Ilir
11. Muara Dua
12. Muara Dua Kisam
13. Pulau Beringin
14. Runjung Agung
15. Simpang
16. Sindang Danau
17. Sungai Are
18. Tiga Dihaji
19. Warkuk Ranau
Selatan
Facebook
diluncurkan pertama kali pada tanggal 4 Februari 2004 oleh Mark
Zuckerberg sebagai media untuk saling mengenal bagi para mahasiswa
Harvard.
Dalam waktu dua minggu setelah diluncurkan, separuh dari semua mahasiswa Harvard telah mendaftar dan memiliki account di Facebook. Tak hanya itu, beberapa kampus lain di sekitar Harvard pun meminta untuk dimasukkan dalam jaringan Facebook. Zuckerberg pun akhirnya meminta bantuan dua temannya untuk membantu mengembangkan Facebook dan memenuhi permintaan kampus-kampus lain untuk bergabung dalam jaringannya. Dalam waktu 4 bulan semenjak diluncurkan, Facebook telah memiliki 30 kampus dalam jaringannya.
Dengan kesuksesannya tersebut, Zuckerberg beserta dua orang temannya memutuskan untuk pindah ke Palo Alto dan menyewa apartemen di sana.
Setelah beberapa minggu di Palo Alto. Zuckerberg berhasil bertemu dengan Sean Parker (cofounder Napster), dan dari hasil pertemuan tersebut Parker pun setuju pindah ke apartemen Facebook untuk bekerja sama mengembangkan Facebook. Tidak lama setelah itu, Parker berhasil mendapatkan Peter Thiel (cofounder Paypal) sebagai investor pertamanya. Thiel menginvestasikan 500 ribu US Dollar untuk pengembangan Facebook.
Jumlah account di Facebook terus melonjak, sehingga pada pertengahan 2004 Friendster mengajukan tawaran kepada Zuckerberg untuk membeli Facebook seharga 10 juta US Dollar, dan Zuckerberg pun menolaknya. Zuckerberg sama sekali tidak menyesal menolak tawaran tersebut sebab tak lama setelah itu Facebook menerima sokongan dana lagi sebesar 12.7 juta US Dollar dari Accel Partners. Dan semenjak itu sokongan dana dari berbagai investor terus mengalir untuk pengembangan Facebook.
Pada September 2005 Facebook tidak lagi membatasi jaringannya hanya untuk mahasiswa., Facebook pun membuka jaringannya untuk para siswa SMU. Beberapa waktu kemudian Facebook juga membuka jaringannya untuk para pekerja kantoran. Dan akhirnya pada September 2006 Facebook membuka pendaftaran untuk siapa saja yang memiliki alamat e-mail.
Selain menolak tawaran dari Friendster seharga 10 juta US Dollar, Zuckerberg juga pernah menolak tawaran dari Viacom yang ingin membeli Facebook seharga 750 juta US Dollar, dan tawaran dari Yahoo yang ingin membeli Facebook seharga 1 milyar US Dollar.
Tidak ada situs jejaring sosial lain yang mampu menandingi daya tarik Facebook terhadap user. Pada tahun 2007, terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya. Rata-rata user menghabiskan waktu sekitar 19 menit perhari untuk melakukan berbagai aktifitas di Facebook.
Dalam waktu dua minggu setelah diluncurkan, separuh dari semua mahasiswa Harvard telah mendaftar dan memiliki account di Facebook. Tak hanya itu, beberapa kampus lain di sekitar Harvard pun meminta untuk dimasukkan dalam jaringan Facebook. Zuckerberg pun akhirnya meminta bantuan dua temannya untuk membantu mengembangkan Facebook dan memenuhi permintaan kampus-kampus lain untuk bergabung dalam jaringannya. Dalam waktu 4 bulan semenjak diluncurkan, Facebook telah memiliki 30 kampus dalam jaringannya.
Dengan kesuksesannya tersebut, Zuckerberg beserta dua orang temannya memutuskan untuk pindah ke Palo Alto dan menyewa apartemen di sana.
Setelah beberapa minggu di Palo Alto. Zuckerberg berhasil bertemu dengan Sean Parker (cofounder Napster), dan dari hasil pertemuan tersebut Parker pun setuju pindah ke apartemen Facebook untuk bekerja sama mengembangkan Facebook. Tidak lama setelah itu, Parker berhasil mendapatkan Peter Thiel (cofounder Paypal) sebagai investor pertamanya. Thiel menginvestasikan 500 ribu US Dollar untuk pengembangan Facebook.
Jumlah account di Facebook terus melonjak, sehingga pada pertengahan 2004 Friendster mengajukan tawaran kepada Zuckerberg untuk membeli Facebook seharga 10 juta US Dollar, dan Zuckerberg pun menolaknya. Zuckerberg sama sekali tidak menyesal menolak tawaran tersebut sebab tak lama setelah itu Facebook menerima sokongan dana lagi sebesar 12.7 juta US Dollar dari Accel Partners. Dan semenjak itu sokongan dana dari berbagai investor terus mengalir untuk pengembangan Facebook.
Pada September 2005 Facebook tidak lagi membatasi jaringannya hanya untuk mahasiswa., Facebook pun membuka jaringannya untuk para siswa SMU. Beberapa waktu kemudian Facebook juga membuka jaringannya untuk para pekerja kantoran. Dan akhirnya pada September 2006 Facebook membuka pendaftaran untuk siapa saja yang memiliki alamat e-mail.
Selain menolak tawaran dari Friendster seharga 10 juta US Dollar, Zuckerberg juga pernah menolak tawaran dari Viacom yang ingin membeli Facebook seharga 750 juta US Dollar, dan tawaran dari Yahoo yang ingin membeli Facebook seharga 1 milyar US Dollar.
Tidak ada situs jejaring sosial lain yang mampu menandingi daya tarik Facebook terhadap user. Pada tahun 2007, terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya. Rata-rata user menghabiskan waktu sekitar 19 menit perhari untuk melakukan berbagai aktifitas di Facebook.
Sekolah boleh memanfaatkan dana bantuan operasional
sekolah (BOS) pendidikan menengah universal yang akan diluncurkan tahun
depan untuk menumbuhkan budaya meneliti siswa SMA. Selain untuk
penelitian, dana itu juga bisa digunakan untuk kegiatan seni budaya.
Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengemukakan hal itu seusai
membuka Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2012, Selasa
(9/10/2012), di Jakarta. "Ada satu item lagi yang ditambahkan di
komponen BOS yang bisa dipakai untuk biaya penelitian," ujarnya.
Dana
penelitian itu diharapkan akan menumbuhkan minat meneliti siswa SMA.
"Untuk pendidikan menengah, tidak ada ketentuan berapa alokasinya. Bagi
sekolah yang sudah punya budaya penelitian, diimbau untuk memanfaatkan,"
kata Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kemdikbud Hamid Muhammad.
Pemerintah
mulai mengucurkan BOS untuk mendukung pendidikan menengah universal
dengan jumlah Rp 1 juta per siswa setiap tahun mulai Juli 2013. Total
anggaran untuk BOS masing-masing Rp 4,28 triliun untuk 4,25 juta siswa
SMA dan 4,23 juta siswa SMK.
"BOS pada dasarnya fokus menunjang kegiatan pembelajaran, baik intra maupun ekstrakurikuler, termasuk penelitian," kata Hamid.
Sumber : Kompas
read more
Bantuan operasional sekolah untuk SMA/SMK akan dikucurkan mulai Juli
2013. Alokasi bantuan ini untuk meningkatkan akses lulusan SMP
melanjutkan pendidikan ke SMA/SMK atau MA.
Hamid Muhammad, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengatakan, rintisan bantuan operasional sekolah (BOS) untuk SMA/SMK sebenarnya sudah mulai dikucurkan tahun ini sebesar Rp 120.000 per siswa tiap tahun.
Pada 2013, untuk Januari-Juni, tetap dikucurkan rintisan BOS SMA/SMK Rp 60.000 per siswa. Mulai Juli dikucurkan BOS untuk mendukung pendidikan menengah universal atau rintisan wajib belajar 12 tahun yang besarnya Rp 1 juta per siswa tiap tahun. ”Tetapi, hitungannya dimulai tahun ajaran baru 2013, yakni Juli,” kata Hamid.
Kemdikbud mengalokasikan anggaran Rp 4,28 triliun untuk BOS 4,25 juta siswa SMA dan 4,23 juta siswa SMK.
Bantuan operasional juga diberikan untuk pendidikan khusus dan layanan khusus, seperti SMA luar biasa. Untuk satu siswa, dialokasikan Rp 2 juta per tahun. Penerimanya 7.000 siswa.
Bantuan serupa diberikan untuk pendidikan Paket C atau setara SMA. Bantuan disalurkan kepada 30.000 siswa dengan jumlah Rp 1,3 juta per siswa per tahun.
Ferdiansyah, anggota Komisi X DPR, mempertanyakan alokasi dana BOS SMA dan SMK yang besarannya disamakan. ”Padahal, kebutuhan dana SMK lebih besar daripada SMA, terutama ada komponen praktik siswa yang harus berjalan,” kata Ferdiansyah di Jakarta, Senin (8/10/2012).
Aturan harus jelas
Anggota Komisi X DPR, Zulfadhli, mengatakan, penyaluran dana BOS harus jelas aturannya dan jangan sampai karut-marut seperti terjadi pada BOS SD dan SMP. Selain aturan umum, harus ada petunjuk teknis penggunaan dananya sehingga tidak ada celah bagi sekolah untuk memungut iuran lagi dari siswa.
Kemendikbud, lanjut Zulfadhli, harus mengawasi penyaluran BOS sekolah menengah dengan baik. ”Dana BOS yang langsung disalurkan ke sekolah bisa lemah pengontrolannya karena pemerintah daerah dapat berdalih tidak dilibatkan dalam penyalurannya,” katanya.
Ia menambahkan, Kemendikbud juga perlu memastikan agar pemerintah daerah yang sudah memiliki program BOS SMA/SMK tidak menghentikan bantuannya karena ada program serupa dari pemerintah pusat. Kucuran dana dari pemerintah pusat dan daerah seharusnya menjadi jaminan bagi siswa SMA/SMK untuk tidak lagi dipungut biaya sekolah.
Hamid menuturkan, alokasi BOS sekolah menengah memang belum dapat menggratiskan biaya pendidikan menengah. Berdasarkan acuan peraturan mendiknas tahun 2006/2007 saja, kebutuhan biaya SMA senilai Rp 1 juta per siswa per tahun, sedangkan SMK Rp 1,2 juta per siswa per tahun.
Padahal, berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik, pengeluaran orangtua untuk pendidikan menengah dua kali lipat daripada yang diproyeksikan Kemendikbud. (ELN)
Hamid Muhammad, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengatakan, rintisan bantuan operasional sekolah (BOS) untuk SMA/SMK sebenarnya sudah mulai dikucurkan tahun ini sebesar Rp 120.000 per siswa tiap tahun.
Pada 2013, untuk Januari-Juni, tetap dikucurkan rintisan BOS SMA/SMK Rp 60.000 per siswa. Mulai Juli dikucurkan BOS untuk mendukung pendidikan menengah universal atau rintisan wajib belajar 12 tahun yang besarnya Rp 1 juta per siswa tiap tahun. ”Tetapi, hitungannya dimulai tahun ajaran baru 2013, yakni Juli,” kata Hamid.
Kemdikbud mengalokasikan anggaran Rp 4,28 triliun untuk BOS 4,25 juta siswa SMA dan 4,23 juta siswa SMK.
Bantuan operasional juga diberikan untuk pendidikan khusus dan layanan khusus, seperti SMA luar biasa. Untuk satu siswa, dialokasikan Rp 2 juta per tahun. Penerimanya 7.000 siswa.
Bantuan serupa diberikan untuk pendidikan Paket C atau setara SMA. Bantuan disalurkan kepada 30.000 siswa dengan jumlah Rp 1,3 juta per siswa per tahun.
Ferdiansyah, anggota Komisi X DPR, mempertanyakan alokasi dana BOS SMA dan SMK yang besarannya disamakan. ”Padahal, kebutuhan dana SMK lebih besar daripada SMA, terutama ada komponen praktik siswa yang harus berjalan,” kata Ferdiansyah di Jakarta, Senin (8/10/2012).
Aturan harus jelas
Anggota Komisi X DPR, Zulfadhli, mengatakan, penyaluran dana BOS harus jelas aturannya dan jangan sampai karut-marut seperti terjadi pada BOS SD dan SMP. Selain aturan umum, harus ada petunjuk teknis penggunaan dananya sehingga tidak ada celah bagi sekolah untuk memungut iuran lagi dari siswa.
Kemendikbud, lanjut Zulfadhli, harus mengawasi penyaluran BOS sekolah menengah dengan baik. ”Dana BOS yang langsung disalurkan ke sekolah bisa lemah pengontrolannya karena pemerintah daerah dapat berdalih tidak dilibatkan dalam penyalurannya,” katanya.
Ia menambahkan, Kemendikbud juga perlu memastikan agar pemerintah daerah yang sudah memiliki program BOS SMA/SMK tidak menghentikan bantuannya karena ada program serupa dari pemerintah pusat. Kucuran dana dari pemerintah pusat dan daerah seharusnya menjadi jaminan bagi siswa SMA/SMK untuk tidak lagi dipungut biaya sekolah.
Hamid menuturkan, alokasi BOS sekolah menengah memang belum dapat menggratiskan biaya pendidikan menengah. Berdasarkan acuan peraturan mendiknas tahun 2006/2007 saja, kebutuhan biaya SMA senilai Rp 1 juta per siswa per tahun, sedangkan SMK Rp 1,2 juta per siswa per tahun.
Padahal, berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik, pengeluaran orangtua untuk pendidikan menengah dua kali lipat daripada yang diproyeksikan Kemendikbud. (ELN)
Sumber : Kompas
read more
[Ngepost Game Matematika]
Nahhhh.. Ada lagi nih game asah logika. Pada
game ini kita diharuskan menyebrangkan semua orang ke seberang tanah
dengan perahu (entah disebut apa) hehe. Tantangan di game ini cukup sama
dengan tantangan sebelumnya, yaitu ada orang yang tidak bisa dipisah
atau disatukan dengan orang yang lainnya. Game ini punya tingkat
kesulitan yang lebih dari game lainnya, tapi juga lebih menantang.
Mesti cobaa nihh..
Ukuran File: 997 KB
Download Game
Untuk menjalankan perahu, click lingkaran merah di ujung tiang.
Rata2 waktu utk penyelesaian = 15 menit.
Di Jepang ini dipakai utk test IQ.
Klik lingkaran biru utk start
Aturan :
Aturan :
- Perahu hanya muat 2 orang maksimum..
- Bapak tidak bisa bersama anak perempuan tanpa ada Ibu
- Ibu tidak bisa bersama anak laki tanpa ada Bapak
- Penjahat tidak bisa bersama anggota keluarga manapun tanpa ada Polisi.
- Hanya Polisi, Bapak dan Ibu yang bisa menjalankan perahu.
- Untuk menaik/turunkan, click orang ybs.
Untuk menjalankan perahu, click lingkaran merah di ujung tiang.
Rata2 waktu utk penyelesaian = 15 menit.
Di Jepang ini dipakai utk test IQ.
Sumber : doktermath.blogspot.com read more
Monday, October 8, 2012
Ada tingkungan bernama kegagalan.
Ada bundaran bernama kebingungan
Ada tanjakan bernama teman
Ada rambu-rambu bernama keluarga
Ada lampu merah bernama musuh
Ada lampu kuning bernama peluang
...
Kita akan mengalami ban kempes dan pecah
itulah HIDUP
TAPI jika kita membawa :
* Ban serep bernama TEKAD
* Mesin bernama KETEKUNAN
* Asuransi bernama IMAN
* Dan kemudi bernama TUHAN
Sampailah kita di daerah yang di sebut SUKSES dan BAHAGIA
itulah HIDUP
TAPI jika kita membawa :
* Ban serep bernama TEKAD
* Mesin bernama KETEKUNAN
* Asuransi bernama IMAN
* Dan kemudi bernama TUHAN
Sampailah kita di daerah yang di sebut SUKSES dan BAHAGIA
Sumber : Strawbery pages fb
read more
Curriculm vitae (CV) atau resume memuat pengalaman dan
kualifikasi diri seseorang ketika akan melamar sebuah pekerjaan. Maka,
tidak salah ketika penilaian pertama bagi calon karyawan oleh
perusahaan didasarkan pada resume tersebut.
Adhitya D Sunur selaku Marketing Manager PT JobsDB Indonesia mengungkapkan, saat ini orang tidak perlu membawa CV yang bertele-tele. "CV itu harus memiliki nilai jual sama halnya Anda membuat iklan di TV. Hanya dengan 30 detik tapi bisa membuat pemirsa tertarik dengan iklan yang dibuat. Nah, CV juga harus mempunyai efek seperti itu," kata Adhit ketika berbincang dengan Okezone di JobsDB Career Expo 2012, Balai Kartini, Jakarta Selatan, Minggu (23/9/2012).
Realitanya, CV adalah suatu langkah yang ditempuh sebelum menjalankan proses interview sehingga akan menjadi sorotan perusahaan. "CV yang menarik, maka perusahaan akan segera melirik Anda untuk melanjutkan ke jenjang selanjutnya, yaitu wawancara," ungkapnya.
Pria berbadan besar menyebutkan, format penulisan yang menarik bisa dicari di internet. Namun, kata Adhit, yang jadi soal bukan format penulisannya melainkan konten yang diberikan dalam CV tersebut.
"Yang jelas CV itu harus berkaitan dengan perusahaan apa yang mau dilamar. Pengalaman kerja, pendidikan, dan organisasi yang pernah di ikuti itu sangatlah perlu untuk dituangkan," tutur Adhit.
Menurut Adhit, contoh CV yang berlebihan adalah menuliskan background pendidikan yang terlalu panjang. Mulai dari TK hingga tamat S-1. "Kalau sudah S-1, untuk apa menuliskan SD dan SMP? Itu hanya bertele tele. Lalu menuliskan sifat, sikap, lalu hobi yang tidak berkorelasi dengan perusahaan. CV yang tebal justru menyulitkan perusahaan dan membuat jenuh para HRD," paparnya.
Dia mengimbau kepada para perguruan tinggi untuk membekali mahasiswanya mengenai kesiapan menghadapi dunia kerja. Termasuk di dalamnya cara menulis CV. "Harapan saya, perguruan tinggi seharusnya juga mengajarkan bagaimana cara efektif untuk menulis CV. Jadi jangan dibekali teoritisnya saja namun aplikatifnya juga diajarkan," tandasnya.
Sumber : Okezone
read more
Subscribe to:
Posts (Atom)








